SOAL KELAS XI SEM 2

Agdwiyanto's Blog

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik
Kelas/Program : XI
Semester : 2
Hari / Tanggal :
Waktu : 90 Menit

Petunjuk:

1. Berdoalah terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal-soal!
2. Tulislah nama, kelas, nomor peserta tes pada tempat yang disediakan!
3. Periksalah kelengkapan soal anda dan mintalah ganti apabila ada yang salah atau kurang atau rusak!
4. Jumlah soal ada butir = pilihan ganda.
5. Sebelum meninggalkan ruangan tes, periksa kembali hasil pekerjaan anda!

I. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang pada lembar jawaban!

01. Tugas Gereja dalam dunia adalah…..….
A. Membabtis semua orang
B. Mewartakan Kerajaan Allah
C. Mempertobatkan semua orang
D. Menyadarkan iman
E. Menyebarkan agama

02. Gereja harus hadir sebagai :”Sakramen Keselamatan” bagi dunia disebut…….
A. Gereja Umat Allah
B. Gereja Persekutuan terbuka
C. Gereja Eukemene
D. Gereja Postkonsilier
E. Gereja Misioner

03. Kegembiraan dan harapan merupakan tugas perutusan Gereja dalam dunia modern…

View original post 2,667 more words

Salah Gaul : Apa Kamu Termasuk ‘Alay’?

Terima Kasih untuk Nona

prabavaticanona's blog

‘Salah Gaul’ merupakan film dokumenter pendek berdurasi 18 menit arahan sutradara Abdul Razzaq & Sahree Ramadhan (Surabaya). Film tersebut mengangkat pandangan para remaja di Surabaya tentang ‘alay’ dari perspektif yang berbeda-beda.

Sutradara menggunakan metode wawancara mulai dari cara berpakaian, gaya berkomunikasi, hingga tempat tongkrongan yang disebut ‘sarang alay’. Yang cukup mengundang tawa, beberapa remaja yang diwawancara dan berbicara tentang alay, justru secara tak sadar bertingkah seperti mereka.

View original post

What’s Up!

Once Upon A Splash

I don’t have much to show, really. I’ve been kinda busy with this thing called school and real-life.
My drawing skills, if you asked, i think it’s improving very well. i mean better than when i was 7.
hell, of course it is.
i’m working on the “Jim Lee”-style, or if you don’t even what a “Jim Lee” is, it’s a person. An artist. A great artist. DC Comic artist. If you ever read, seen, admire if you must, the new 52 DC Universe. It’s the Jim Lee works.
Though it’s hard, lots of work i suppose. But practice makes perfect, that’s what i learned.
And other than Jim Lee, i also have Glen Keane’s. This one is more flexible, dynamic kind of drawing, since Glen is one of best DIsney Animation artist.
So, i… TOTALLY love them.
Here’s one sneak peek on my first (or second i guess) comic-like…

View original post 5 more words

alex-scared-face

Terapi berbicara.
Perawatan ini seringkali efektif untuk mengatasi berbagai fobia. Jenis terapi bicara yang bisa digunakan adalah:
1. Konseling: konselor biasanya akan mendengarkan permasalahan seseorang, seperti ketakutannya saat berhadapan dengan barang atau situasi yang membuatnya fobia. Setelah itu konselor akan memberikan cara untuk mengatasinya.
2. Psikoterapi: seorang psikoterapis akan menggunakan pendekatan secara mendalam untuk menemukan penyebabnya dan memberi saran bagaimana cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.
3. Terapi perilaku kognitif (Cognitive Behavioural Therapy/CBT): yaitu suatu konseling yang akan menggali pikiran, perasaan dan perilaku seseorang dalam rangka mengembangkan cara-cara praktif yang efektif untuk melawan fobia.

 Terapi pemaparan diri (Desensitisation).
Orang yang mengalami fobia sederhana bisa diobati dengan menggunakan bentuk terapi perilaku yang dikenal dengan terapi pemaparan diri. Terapi ini dilakukan secara bertahap selama periode waktu tertentu dengan melibatkan objek atau situasi yang membuatnya takut. Secara perlahan-lahan seseorang akan mulai merasa tidak cemas atau takut lagi terhadap hal tersebut. Kadang-kadang dikombinasikan dengan pengobatan dan terapi perilaku.
Menggunakan obat-obatan.
Penggunaan obat sebenarnya tidak dianjurkan untuk mengatasi fobia, karena biasanya dengan terapi bicara saja sudah cukup berhasil. Namun, obat-obatan ini dipergunakan untuk mengatasi efek dari fobia seperti cemas yang berlebihan.
Terdapat 3 jenis obat yang direkomendasikan untuk mengatasi kecemasan, yaitu:
1. Antidepresan: obat ini sering diresepkan untuk mengurangi rasa cemas, penggunaannya dizinkan untuk mengatasi fobia yang berhubungan dengan sosial (social phobia).
2. Obat penenang: biasanya menggunakan obat yang mengandung turunan benzodiazepines. Obat ini bisa digunakan untuk mengatasi kecemasan yang parah, tapi dosis yang digunakan harus serendah mungkin dan penggunaannya sesingkat mungkin yaitu maksimal 4 minggu. Ini dikarenakan obat tersebut berhubungan efek ketergantungan.
3. Beta-blocker: obat ini biasanya digunakan untuk mengobati masalah yang berhubungan dengan kardiovaskular, seperti masalah jantung dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Karena berguna untuk mengurangi kecemasan yang disertai detak jantung tak beraturan.
Semoga bermanfaat^^
Sumber-sumber :

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/cara-mengatasi-phobia/http://adhenocynt.blogspot.com/2012/06/phobia.html

JENIS-JENIS PHOBIA PADA MANUSIA

Ablutophobia – Takut mencuci atau mandi.
Acarophobia – Takut pada rasa gatal atau serangga yang menyebabkan gatal.
Acerophobia – Takut akan rasa asam.
Achluophobia – Takut akan gelap/kegelapan.
Acousticophobia – Takut akan suara.
Acrophobia – Takut akan ketinggian.
Aerophobia – Takut meneguk, menelan udara,atau material beracun yang ada di udara.
Aeroacrophobia – Takut akan tempat tinggi yang terbuka.
Aeronausiphobia – Takut akan muntah atau mabuk udara.
Agateophobia – Takut akan kegilaan.
Agliophobia – Takut akan rasa sakit.
Agoraphobia – Takut pada tempat terbuka, takut di kerumunan orang, tempat umum seperti pasar. Takut untuk meninggalkan tempat yang aman.
Agraphobia – Takut akan pelecehan seksual.
Agrizoophobia – Takut aklan binatang liar.
Agyrophobia – Takut pada jalan atau menyebrang jalan.
Aichmophobia – Takut pada jarum atau benda benda yang mempunyai ujung.
Ailurophobia – Takut pada kucing.
Albuminurophobia – Takut akan penyakit ginjal.
Alektorophobia – Takut pada ayam.
Algophobia – Takut pada rasa sakit.
Alliumphobia – Takut pada bawang putih.
Allodoxaphobia – Takut akan pendapat orang.
Altophobia – Takut akan ketinggian.
Amathophobia – Takut akan debu.
Amaxophobia – Takut mengendarai mobil.
Ambulophobia – Takut berjalan.
Amnesiphobia – Takut amnesia.
Amychophobia – Takut pada goresan atau takut tergores.
Anablephobia – Takut melihat ke atas.
Ancraophobia – Takut pada angin. (Anemophobia)
Androphobia – Takut pada laki-laki.
Anemophobia – Takut pada angin.(Ancraophobia)
Anginophobia – Takut radang tenggorokan, tersedak.
Anglophobia – Takut pada negara dan kebudayaan inggris, dll.
Angrophobia – Takut pada kemarahan atau takut marah.
Ankylophobia – Takut sikap tak bergerak suatu sambungan.
Anthrophobia or Anthophobia – Takut pada bunga.
Anthropophobia – Takut pada orang atau masyarakat.
Antlophobia – Takut akan banjir.
Anuptaphobia – Takut hidup sendiri.
Apeirophobia – Takut akan sesuatu yang tak berakhir.
Aphenphosmphobia – Takut disentuh. (Haphephobia)
Apiphobia – Takut pada lebah.
Apotemnophobia – Takut kepada orang yang diamputasi.
Arachibutyrophobia – Takut pada selai kacang yang menempel pada langit-langit mulut.
Arachnephobia or Arachnophobia – Takut pada laba-laba.
Arithmophobia – Takut pada angka.
Arrhenphobia – Takut pada laki-laki.
Arsonphobia – Takut pada api.
Asthenophobia – Takut pingsan dan takut lemah.
Astraphobia or Astrapophobia – Takut pada guntur dan kilat.(Ceraunophobia, Keraunophobia)
Astrophobia – Takut pada bintang-bintang atau hal yang berhubungan dengan angkasa.
Asymmetriphobia – Takut pada benda-benda asimetris.
Ataxiophobia – Takut akan ataxia. (diskoordinasi otot)
Ataxophobia – Takut akan ketidakteraturan atau ketidakrapihan.
Atelophobia – Takut akan ketidaksempurnaan.
Atephobia – Takut akan runtuh atau reruntuhan.
Athazagoraphobia – Takut dilupakan atau diabaikan atau terlupakan.
Atomosophobia – Takut akan ledakan atom.
Atychiphobia – Takut akan kegagalan.
Aulophobia – Takut akan seruling.
Aurophobia – Takut pada emas.
Auroraphobia – Takut akan cahaya di utara.
Autodysomophobia – Takut pada orang yang berbau tidak sedap.
Automatonophobia – Takut pada boneka yang berbicara melalui suara perut , makhluk-makhluk animasi, patung lilin – segala sesuatu yang secara memberikan sensasi hidup
Automysophobia – Takut kotor.
Autophobia – Takut ditinggal sendiri atau menyendiri.
Aviophobia or Aviatophobia – Takut terbang.

Bacillophobia – Takut pada mikroba.
Bacteriophobia – Takut pada bacteria.
Ballistophobia – Takut pada peluru dan peluru kendali.
Bolshephobia – Takut pada Bolsheviks.
Barophobia – Takut pada gravitasi.
Basophobia or Basiphobia – ketidakmampuan untuk berdiri. Takut untuk berjalan atau jatuh.
Bathmophobia – Takut akan tangga atau tempat sempit.
Bathophobia – Takut kedalaman.
Batophobia – Takut ketinggian atau dekat dengan bangunan tinggi.
Batrachophobia – Takut pada binatang amphibi, seperti katak, kadal air, salamander, dll.
Belonephobia – Takut pada peniti dan jarum. (Aichmophobia)
Bibliophobia – Takut pada buku.
Blennophobia – Takut pada lumpur/kotoran.
Bogyphobia – Takut pada bogey atau bogeyman.
Botanophobia – Takut pada tanaman.
Bromidrosiphobia or Bromidrophobia – Takut pada bau badan.
Brontophobia – Takut pada guntur dan petir.
Bufonophobia – Takut pada kodok.

Cacophobia – Takut akan keburukan.
Cainophobia or Cainotophobia – Takut pada hal yang baru, kesenangan baru.
Caligynephobia – Takut pada wanita cantik.
Cancerophobia or Carcinophobia – Takut kanker.
Cardiophobia – Takut pada hati/jantung.
Carnophobia – Takut pada daging.
Catagelophobia – Takut ditertawakan.
Catapedaphobia – Takut melompat dari tempat tinggi dan tempat rendah.
Cathisophobia – Takut untuk duduk.
Catoptrophobia – Takut akan cermin.
Cenophobia or Centophobia – Takut pada hal atau ide baru.
Ceraunophobia or Keraunophobia – Takut pada guntur dan petir.(Astraphobia, Astrapophobia)
Chaetophobia – Takut pada rambut.
Cheimaphobia or Cheimatophobia – Takut pada hawa dingin.(Frigophobia, Psychophobia)
Chemophobia – Takut pada bahan kimia atau bekerja dengan bahan kimia.
Cherophobia – Takut pada keriangan/kegembiraan.
Chionophobia – Takut pada salju.
Chiraptophobia – Takut disentuh.
Chirophobia – Takut pada tangan.
Cholerophobia – Takut marah atau takut pada kolera.
Chorophobia – Takut menari.
Chrometophobia or Chrematophobia – Takut pada uang.
Chromophobia or Chromatophobia – Takut pada warna.
Chronophobia – Takut pada waktu.
Chronomentrophobia – Takut pada jam.
Cibophobia – Takut pada makanan.(Sitophobia, Sitiophobia)
Claustrophobia – Takut pada ruang terbatas.
Cleithrophobia or Cleisiophobia – Takut terkunci di tempat tertutup.
Cleptophobia – Takut kecurian.
Climacophobia – Takut pada tangga, mamanjat, atau takut jatuh dari tangga.
Clinophobia – Takut untuk tidur.
Clithrophobia or Cleithrophobia – Takut untuk disertakan.
Cnidophobia – Takut pada sengatan.
Cometophobia – Takut pada komet.
Coimetrophobia – Takut pada kuburan.
Coitophobia – Takut unutk bersetubuh.
Contreltophobia – Takut akan pelecehan seksual.
Coprastasophobia – Takut akan sembelit.
Coprophobia – Takut pada kotoran/tinja.
Consecotaleophobia – Takut pada sumpit.
Coulrophobia – Takut pada badut.
Counterphobia – Preferensi para phobia untuk situasi yang menakutkan.
Cremnophobia – Takut pada situasi berbahaya.
Cryophobia – Takut pada dingin yang ekstrim, es atau beku.
Crystallophobia – Takut pada kristal atau kaca.
Cyberphobia – Takut pada komputer atau bekerja menggunakan komputer.
Cyclophobia – Takut pada sepeda roda dua.
Cymophobia or Kymophobia – Takut pada ombak atau gerkan menyerupai ombak.
Cynophobia – Takut apada anjing atau rabies.
Cypridophobia or Cypriphobia or Cyprianophobia or Cyprinophobia – Takut pada wanita tuna susila or penularan penyakit melalui hubungan intim.

Decidophobia – Takut untuk mengambil keputusan.
Defecaloesiophobia – Takut akan pergerakan isi perut yang menyakitkan.
Deipnophobia – Takut akan makan malam dan obrolan pada saat makan malam.
Dementophobia – Takut akan kegilaan.
Demonophobia or Daemonophobia – Takut pada iblis.
Demophobia – Takut pada kerumunan orang. (Agoraphobia)
Dendrophobia – Takut pada pohon.
Dentophobia – Takut pada doktor gigi.
Dermatophobia – Takut pada luka kulit.
Dermatosiophobia or Dermatophobia or Dermatopathophobia – Takut pada penyakit kulit.
Dextrophobia – Takut pada benda yang ada di sebelah kanan badan.
Diabetophobia – Takut pada diabetes.
Didaskaleinophobia – Takut pergi ke sekolah.
Dikephobia – Takut akan keadilan.
Dinophobia – Takut akan kepeningan/kepusinngan atau whirlpool.
Diplophobia – Takut akan penglihatan ganda.
Dipsophobia – Takut pada minuman.
Dishabiliophobia – Takut membuka baju didepan seseorang.
Domatophobia – Takut pada rumah atau berada di dalam rumah.(Eicophobia, Oikophobia)
Doraphobia – Takut pada bulu, atau bulu binatang.
Doxophobia – Takut mengemukakan pendapat atau menerima pujian.
Dromophobia – Takut menyebrang jalan.
Dutchphobia – Takut pada orang belanda.
Dysmorphophobia – Takut pada kelainan bentuk/bentuk yang cacat.
Dystychiphobia – Takut pada kecelakaan.

Ecclesiophobia – Takut pada gereja.
Ecophobia – Takut pada kampung halaman/rumah sendiri.
Eicophobia – Takut pada lingkungan sekitar rumah.(Domatophobia, Oikophobia)
Eisoptrophobia – Takut pada cermin atau melihat diri sendiri pada cermin.
Electrophobia – Takut pada listrik.
Eleutherophobia – Takut akan kebebasan.
Elurophobia – Takut pada kucing. (Ailurophobia)
Emetophobia – Takut muntah/ muntahan.
Enetophobia – Takut pada peniti.
Enochlophobia – Takut pada kerumunan orang.
Enosiophobia or Enissophobia – Takut mengalami dosa tak termaafkana atau takut kecaman.
Entomophobia – Takut pada serangga.
Eosophobia – Takut pada senja atau subuh.
Ephebiphobia – Takut pada anak muda.
Epistaxiophobia – Takut pada hidung berdarah.
Epistemophobia – Talut pada ilmu pengetahuan.
Equinophobia – Takut pada kuda.
Eremophobia – Takut sendirian atau ditinggal sendirian.
Ereuthrophobia – Takut muka memerah.
Ergasiophobia – 1) Takut pada pekerjaan. 2) ahli bedah : Takut untuk mengoperasi.
Ergophobia – Takut unutk bekerja.
Erotophobia – Takut pada cinta seksual atau pertanyaan seksual.
Euphobia – Takut mendengarkan kabar baik.
Eurotophobia – Takut pada alat kelamin wanita.
Erythrophobia or Erytophobia or Ereuthophobia – 1) Takut pada lampu merah. 2) memerah. 3) warna merah.

Febriphobia or Fibriphobia or Fibriophobia – Takut akan demam.
Felinophobia – Takut pada kucing. (Ailurophobia, Elurophobia, Galeophobia, Gatophobia)
Francophobia – Takut pada negara dan kebudayaan perancis. (Gallophobia, Galiophobia)
Frigophobia – Takut dingin atau benda-benda yang dingin.(Cheimaphobia, Cheimatophobia, Psychrophobia)

Galeophobia or Gatophobia – Takut pada Kucing.
Gallophobia or Galiophobia – Takut pada negara dan kebudayaan perancis. (Francophobia)
Gamophobia – Takut akan pernikahan.
Geliophobia – Takut tertawa.
Geniophobia – Takut pada dagu.
Genophobia – Takut pada sex.
Genuphobia – Takut pada lutut.
Gephyrophobia or Gephydrophobia or Gephysrophobia – Takut melewati jembatan.
Germanophobia – Takut pada bangsa dan kebudayaan jerman.
Gerascophobia – Takut menjadi tua.
Gerontophobia – Takut pada orang tua/lanjut usia dan takut menjadi tua.
Geumaphobia or Geumophobia – Takut pada cita rasa/selera.
Glossophobia – Takut berbicara di depan umum, atau takut mencoba untuk berbicara.
Gnosiophobia – Takut pada ilmu pengetahuan.
Graphophobia – Takut unutk menulis atau takut pada tulisan tangan.
Gymnophobia – Takut pada kedaan telanjang.
Gynephobia or Gynophobia – Takut pada wanita.

Hadephobia – Takut neraka.
Hagiophobia – Takut pada orang suci dan segala sesuatu yang suci.
Hamartophobia – Takut berbuat dosa.
Haphephobia or Haptephobia – Takut disentuh.
Harpaxophobia – Takut dirampok.
Hedonophobia – Takut melakukan/mendapat kesenangan.
Heliophobia – Takut pada matahari.
Hellenologophobia – Takut pada istilah-istilah yunani atau terminologi ilmu pengetahuan yang kompleks.
Helminthophobia – Takut dikerubuti oleh cacing.
Hemophobia or Hemaphobia or Hematophobia – Takut pada darah.
Heresyphobia or Hereiophobia – Takut akan tantangan pada ajaran resmi atau penyimpangan radikal.
Herpetophobia – Takut pada reptil atau binatang merayap yang mengerikan.
Heterophobia – Takut pada lawan jenis. (Sexophobia)
Hexakosioihexekontahexaphobia – Takut pada nomor 666.
Hierophobia – Takut pada pendeta atau hal-hal keramat.
Hippophobia – Takut pada kuda.
Hippopotomonstrosesquippedaliophobia – Takut pada kata-kata panjang.
Hobophobia – Takut pada gelandangan dan pengemis.
Hodophobia – Takut untuk melakukan perjalanan darat.
Hormephobia – Takut pada goncangan/getaran.
Homichlophobia – Takut pada kabut.
Homilophobia – Takut pada khotbah/nasehat.
Hominophobia – Takut pada laki-laki.
Homophobia – Takut pada kesamaan, monotony atau homoseksual atau menjadi homoseks.
Hoplophobia – Takut pada senjata api.
Hydrargyophobia – Takut pada obat-obatan yang mengandung merkuri.
Hydrophobia – Takut pada air atau rabies.
Hydrophobophobia – Takut pada rabies.
Hyelophobia or Hyalophobia – Takut pada kaca.
Hygrophobia – Takut pada benda cair, kelembabpan.
Hylephobia – Takut akan materialisme atau takut akan epilepsi
Hylophobia – Takut pada hutan.
Hypengyophobia or Hypegiaphobia – Takut untuk melakukan tanggung jawab.
Hypnophobia – Takut untuk tidur atau Takut dihipnotis.
Hypsiphobia – Takut pada ketinggian.

Iatrophobia – Takut pergi ke doktor atau takut pada doktor.
Ichthyophobia – Takut pada ikan.
Ideophobia – Takut pada ide-ide.
Illyngophobia – Takut vertigo atau merasa pusing jika melihat ke bawah.
Iophobia – Takut pada racun.
Insectophobia – Takut pada serangga.
Isolophobia – Takut diasingkan, atau sendirian.
Isopterophobia – Takut pada rayap, serangga yang memakan kayu.
Ithyphallophobia – Takut untuk melihat, memikirkan atau mengalami ereksi.

Japanophobia – Takut pada orang jepang.
Judeophobia – Takut pada orang yahudi.

Kainolophobia or Kainophobia – Takut akan sesuatu yang baru,ide baru.
Kakorrhaphiophobia – Takut akan kegagalan atau dikalahkan.
Katagelophobia – Takut ditertawakan.
Kathisophobia – Takut untuk duduk.
Kenophobia – Takut pada kekosongan atau tempat yang kosong.
Keraunophobia or Ceraunophobia – Takut pada guntur dan petir.(Astraphobia, Astrapophobia)
Kinetophobia or Kinesophobia – Takut pada gerakan.
Kleptophobia – Takut kecurian/mencuri.
Koinoniphobia – Takut pada ruangan.
Kolpophobia – Takut pada alat kelamin, khusunya alat kelamin wanita.
Kopophobia – Takut kelelahan/kepenatan.
Koniophobia – Takut pada debu. (Amathophobia)
Kosmikophobia – Takut pada fenomena luar angkasa.
Kymophobia – Takut pada ombak.gelombang. (Cymophobia)
Kynophobia – Takut rabies.
Kyphophobia – Takut unutk berhenti.

Lachanophobia – Takut pada sayuran.
Laliophobia or Lalophobia – Takut untuk berbicara.
Leprophobia or Lepraphobia – Takut pada penyakit kusta.
Leukophobia – Takut pada warna putih.
Levophobia – Takut pada sesuatu di sebelah kiri tubuh.
Ligyrophobia – Takut pada suara keras/kencang.
Lilapsophobia-Takut pada topan dan angin puyuh.
Limnophobia – Takut pada danau.
Linonophobia – Takut pada tali.
Liticaphobia – Takut pada tuntutan hukum.
Lockiophobia – Takut pada kelahiran anak.
Logizomechanophobia – Takut pada komputer.
Logophobia – Takut pada kata-kata.
Luiphobia – Takut pada shipilis.
Lutraphobia – Takut pada berang-berang.
Lygophobia – Takut pada kegelapan/takut gelap.
Lyssophobia – Takut pada rabies atau menjadi gila.

Macrophobia – Takut akan menunggu lama.
Mageirocophobia – Takut untuk memasak.
Maieusiophobia – Takut pada kelahiran anak.
Malaxophobia – Takut pada permainan cinta. (Sarmassophobia)
Maniaphobia – Takut pada kegilaan.
Mastigophobia – Takut pada hukuman.
Mechanophobia – Takut pada mesin.
Medomalacuphobia – Takut kehilangan ereksi.
Medorthophobia – Takut pada ereksi penis.
Megalophobia – Takut pada benda-benda yang besar.
Melissophobia – Takut pada lebah.
Melanophobia – Takut pada warna hitam.
Melophobia – Takut atau benci musik.
Meningitophobia – Takut pada penyakit otak.
Menophobia – Takut pada mentruasi.
Merinthophobia – Takut terikat atau diikat.
Metallophobia – Takut pada logam.
Metathesiophobia – Takut pada perubahan.
Meteorophobia – Takut pada meteor.
Methyphobia – Takut pada alkohol.
Metrophobia – Takut atau benci pada puisi.
Microbiophobia – Takut pada mikroba. (Bacillophobia)
Microphobia – Takut pada benda-benda kecil.
Misophobia or Mysophobia – Takut terkontaminasi kotoran atau kuman.
Mnemophobia – Takut pada kenangan.
Molysmophobia or Molysomophobia – tajut pada kotoran atau kontaminasi.
Monophobia – Takut pada pengasingan atau diasingkan.
Monopathophobia – Takut pada penyakit tertentu/nyata.
Motorphobia – Takut pada kendaraan bermotor.
Mottephobia – Takut pada ngengat.
Musophobia or Muriphobia – Takut pada tikus.
Mycophobia – Takut atau keseganan pada jamur.
Mycrophobia – Takut akan benda-benda yang kecil.
Myctophobia – Takut gelap/kegelapan.
Myrmecophobia – Takut pada semut.
Mythophobia – Takut pada mitos atau cerita atau pernyataan salah.
Myxophobia – Takut pada kotoran. (Blennophobia)

Nebulaphobia – Takut pada anjing. (Homichlophobia)
Necrophobia – Takut mati atau benda/sesuatu yang mati.
Nelophobia – Takut pada kaca.
Neopharmaphobia – Takut pada obat-obatan baru.
Neophobia – Takut pada segala sesuatu yang baru.
Nephophobia – Takut pada awan.
Noctiphobia – Takut pada malam.
Nomatophobia – Takut pada nama.
Nosocomephobia – Takut pada rumah sakit.
Nosophobia or Nosemaphobia – Takut sakit.
Nostophobia – Takut untuk kembali ke rumah.
Novercaphobia – Takut pada ibu tiri.
Nucleomituphobia – Takut pada senjata nuklir.
Nudophobia – Takut telanjang.
Numerophobia – Takut pada angka.
Nyctohylophobia – Takut pada hutan yang gelap atau hutan pada malam hari
Nyctophobia – Takut pada kegelapan atau takut pada malam hari.

Obesophobia – Takut bertambah berat badan. (Pocrescophobia)
Ochlophobia – Takut pada kerumunan atau gerombolan orang banyak.
Ochophobia – Takut pada kendaraan.
Octophobia – Takut pada angka 8.
Odontophobia – Takut pada gigi atau preasi gigi.
Odynophobia or Odynephobia – Takut sakit/kesakitan. (Algophobia)
Oenophobia – Takut pada wine.
Oikophobia – Takut pada lingkungan rumah, rumah.(Domatophobia, Eicophobia)
Olfactophobia – Takut pada bau-bauan.
Ombrophobia – Takut pada hujan atau takut kehujanan.
Ommetaphobia or Ommatophobia – Takut pada mata.
Oneirophobia – Takut pada mimpi.
Oneirogmophobia – Takut mimpi basah.
Onomatophobia – Takut mendengarkan kata atau nama tertentu.
Ophidiophobia – Takut pada ular. (Snakephobia)
Ophthalmophobia – Takut ditatap orang lain.
Opiophobia – Takut pada pengalaman doktor pengobatan menulis resep unutk penyakit pasiennya
Optophobia – Takut pada mata yang terbuka sebelah.
Ornithophobia – Takut pada burung.
Orthophobia – Takut pada lahan/properti.
Osmophobia or Osphresiophobia – Takut pada bau yang tak sedap.
Ostraconophobia – Takut pada kerang.
Ouranophobia or Uranophobia – Takut pada surga.

Pagophobia – Takut pada es atau beku.
Panthophobia – Takut pada penderitaan dan penyakit.
Panophobia or Pantophobia – Takut pada segala hal.
Papaphobia – Takut pada Paus(pimpinan tertinggi katholik roma).
Papyrophobia – Taut pada kertas.
Paralipophobia – Takut untuk mengabaikan tugas dan bertanggung jawab.
Paraphobia – Takut pada perbuatan seks tak wajar.
Parasitophobia – Takut pada parasit.
Paraskavedekatriaphobia – Takut pada hari jumat tanggal 13.
Parthenophobia – Takut pada perawan atau wanita muda.
Pathophobia – Takut pada penyakit.
Patroiophobia – Takut pada keturunan/hal yang baka/abadi.
Parturiphobia – Takut pada kelahiran anak.
Peccatophobia – Takut berdosa atau membayangkan kejahatan.
Pediculophobia – Takut pada kutu.
Pediophobia – Takut pada boneka.
Pedophobia – Takut pada anak-anak.
Peladophobia – Takut pada orang botak/plontos/gundul.
Pellagrophobia – Takut pada penyakit yang disebabkan oleh makanan.
Peniaphobia – Takut pada kemiskinan.
Pentheraphobia – Takut apda ibu mertua. (Novercaphobia)
Phagophobia – Takut untuk menelan,makan atau takut dimakan.
Phalacrophobia – Takut menjadi botak.
Phallophobia – Takut pada penis, terutama yang ereksi.
Pharmacophobia – Takut untuk menjalankan pengobatan.
Phasmophobia – Takut pada hantu.
Phengophobia – Takut pada siang hari atau sinar matahari.
Philemaphobia or Philematophobia – Takut berciuman.
Philophobia – Takut jatuh cinta atau dicintai.
Philosophobia – Takut pada filosofi.
Phobophobia – Takut pada phobia.
Photoaugliaphobia – Takut pada cahaya terang.
Photophobia – Takut pada cahaya.
Phonophobia – Takut pada suara,atau suarnya sendiri di telepon.
Phronemophobia – Takut unutk berfikir.
Phthiriophobia – Takut pada kutu. (Pediculophobia)
Phthisiophobia – Takut pada TBC.
Placophobia – Takut pada batu nisan.
Plutophobia – Takut kaya/menjadi kaya/kekayaan.
Pluviophobia – Takut hujan atau kehujanan.
Pneumatiphobia – Takut pada roh.
Pnigophobia or Pnigerophobia – Takut tersedak atau takut tercekik.
Pocrescophobia – Takut bertambah berat badan. (Obesophobia)
Pogonophobia – Takut pada jenggot.
Poliosophobia – Takut penyakit lumpuh.
Politicophobia – Takut atau ketidaksukaan berlebih terhadap politisi.
Polyphobia – Takut akan banyak hal.
Poinephobia – Takut akan hukuman.
Ponophobia – Takut terlalu banyak kerja atau kesakitan.
Porphyrophobia – Takut pada warna ungu.
Potamophobia – Takut pada sungai atau air mengalir.
Potophobia – Takut pada alkohol.
Pharmacophobia – Taku pada obat-obatan.
Proctophobia – Takut pada rectums.
Prosophobia – Takut pada perkembangan.
Psellismophobia – Takut berbicara gagap.
Psychophobia – Takut pada pikiran.
Psychrophobia – Takut pada dingin.
Pteromerhanophobia – Takut terbang.
Pteronophobia – Takut dikelitik bulu.
Pupaphobia – Takut pada boneka/wayang .
Pyrexiophobia – Takut pada demam.
Pyrophobia – Takut pada api.

Radiophobia – Takut pada radiasi, sinar x.
Ranidaphobia – Takut pada katak.
Rectophobia – Takut pada rectum atau penyakit dubur.
Rhabdophobia – Takut akan dihukum berat atau dipukul dengan balok, atau dikecam keras. juga takut pada hal magis. (tongkat sihir)
Rhypophobia – Takut buang air besar.
Rhytiphobia – Takut mendapat kerutan.
Rupophobia – Takut pada debu.
Russophobia – Takut pada orang rusia.

Samhainophobia: Takut pada Halloween.
Sarmassophobia – Takut pada permainan cinta. (Malaxophobia)
Satanophobia – Takut pada setan.
Scabiophobia – Takut pada kudis.
Scatophobia – Takut pada masalah feses.
Scelerophibia – Takut pada orang jahat atau perampok.
Sciophobia Sciaphobia – Takut pada bayangan.
Scoleciphobia – Takut pada cacing.
Scolionophobia – Takut sekolah.
Scopophobia or Scoptophobia – Takut dilihat atau ditatap orang.
Scotomaphobia – Takut kebutaan visual.
Scotophobia – Takut pada keggelapan. (Achluophobia)
Scriptophobia – Takut menunggu di tempat umum.
Selachophobia – Takut pada hiu.
Selaphobia – Takut pada kilasan cahaya
Selenophobia – Takut pada bulan.
Seplophobia – Takut pada benda membusuk.
Sesquipedalophobia – Takut pada kata-kata panjang.
Sexophobia – Takut pada lawan jenis. (Heterophobia)
Siderodromophobia – Takut pada kereta, rel kereta api atau berpergian dengan kereta api.
Siderophobia – Talut pada bintang-bintang di langit.
Sinistrophobia – Takut pada benda di sebelah kiri.atau kidal
Sinophobia – Takut pada bangsa dan kebudayaan cina.
Sitophobia or Sitiophobia – Taut pada makanan atau takut makan. (Cibophobia)
Snakephobia – Taut pada ular. (Ophidiophobia)
Soceraphobia-Takut pada orang tua angkat.
Social Phobia – Takut dievaluasi negatif dalam lingkungan sosial.
Sociophobia – Takut pada masyarakat atau orang secara umum.
Somniphobia – Takut tidur.
Sophophobia – Takut untuk bersandar.
Soteriophobia – Takut bergantung pada orang lain.
Spacephobia – Takut pada angkasa luar.
Spectrophobia – Takut pada hantu.
Spermatophobia or Spermophobia – Takut pada kuman.
Spheksophobia – Takut pada ngengat.
Stasibasiphobia or Stasiphobia – Takut unutk berdiri atau berjalan. (Ambulophobia)
Staurophobia – Takut pada salib dan takut disalibkan.
Stenophobia – Takut pada benda atau tempat sempit.
Stygiophobia or Stigiophobia – Takut pada neraka.
Suriphobia – Takut pada tikus.
Symbolophobia – Takut pada simbolisme.
Symmetrophobia – Takut pada benda simetris.
Syngenesophobia – Takut pada orang dekat/keluarga.
Syphilophobia – Takut pada syphilis.

Tachophobia – Takut pada kecepatan.
Taeniophobia or Teniophobia – Takut pada cacing pita.
Taphephobia Taphophobia – Tajut dikubur hidup-hidup atau takut kuburan.
Tapinophobia – Takut menular.
Taurophobia – Takut pada banteng.
Technophobia – Takut pada teknologi.
Teleophobia – 1) Takut pada rencana tertentu. 2) takut acara keagamaan.
Telephonophobia – Takut pada telepon.
Teratophobia – tkut melahirkan anak yang buruk atau takut pada monster atau takut orang berpenampilan buruk.
Testophobia – Takut untuk menjalani test.
Tetanophobia – Takut kejang mulut atau takut tetanus.
Teutophobia – Takut segala sesuatu tetang jerman.
Textophobia – Takut pada bahan kain tertentu.
Thaasophobia – Takut unutk duduk.
Thalassophobia – Takut pada lautan.
Thanatophobia or Thantophobia – Takut mati atau sekarat.
Theatrophobia – Takut pada teater/bioskop.
Theologicophobia – Takut pada teology.
Theophobia – Takut pada tuhan atau suatu agama.
Thermophobia – Takut kepanasan.
Tocophobia – Takut pada kehamilan dan kelahiran anak.
Tomophobia – Takut dioperasi.
Tonitrophobia – Takut akan guntur.
Topophobia – Takut pada tempat atau situasi tertentu, seperti pentas horor.
Toxiphobia or Toxophobia or Toxicophobia – Takut pada racun atau tidak sengaja keracunan.
Traumatophobia – Takut akan cedera.
Tremophobia – Takut menggigil.
Trichinophobia – Takut akan penyakit yang diakibatkan oleh cacing pita babi.
Trichopathophobia or Trichophobia – Takut pada rambut. (Chaetophobia, Hypertrichophobia)
Triskaidekaphobia – Takut pada angka 13.
Tropophobia – Takut untuk bergerak maju atau untuk berubah.
Trypanophobia – Takut disuntik.
Tuberculophobia – Takut TBC.
Tyrannophobia – Takut pada tirani.

Uranophobia or Ouranophobia – Takut pada surga.
Urophobia – Takut pada urine.

Vaccinophobia – Takut pada vaksinaasi.
Venustraphobia – Takut pada wanita cantik.
Verbophobia – Takut pada kata-kata.
Verminophobia – Takut pada kuman.
Vestiphobia – Takut pada pakaian.
Virginitiphobia – Takut diperkosa.
Vitricophobia – Takut pada ayah angkat.

Walloonphobia – Takut pada Walloons.
Wiccaphobia – Takut pada penyihir dan hal berbau sihir.

Xanthophobia – Takut pada warna kuning atau kata “kuning”.
Xenoglossophobia – Takut akan bahasa asing.
Xenophobia – Takut pada orang tak dikenal atau orang asing.
Xerophobia – Takut akan kekeringan.
Xylophobia – 1) Takut pada objek dari kayu. 2) hutan.
Xyrophobia – Takut pada pisau cukur.

Zelophobia – Takut cemburu.
Zeusophobia – Takut pada tuhan atau dewa.
Zemmiphobia – Takut pada tahi lalat besar.
Zoophobia – Takut pada binatang.

 

http://adhenocynt.blogspot.com/2012/06/phobia.html

Cara Mematikan & Menghidupkan Komputer

 Menghidupkan Komputer
  1. Pastikan komputer dan monitor sudah terhubung ke listrik. Nyalakan stabilizer dengan menekan switch power sampai lampu indikator menyala dan jarum penunjuk bergerak ke kanan.
  2. Nyalakan juga komponen yang terhubung langsung dengan listrik, misalnya monitor, printer, atau speaker.
  3. Cari bagian depan CPU, temukan dua tombol yang bisa ditekan
  4. Tombol untuk menghidupkan komputer biasanya mempunyai ciri-ciri:
    • Bentuknya lebih besar
    • Bertuliskan Power
    • Jika tidak ada tulisannya, terdapat gambar  di dekat tombol
  5. Tombol lain adalah tombol Reset yang berguna untuk membebaskan komputer dari kondisi Hang dengan memulai ulang komputer tanpa mematikannya. Ciri-cirinya: a. Bentuknya lebih kecil, bahkan kadang-kadang sangat kecil. Bertuliskan Reset
  6. Pada komputer produksi lama (1997 ke bawah), penekanan tombol Power harus cukup kuat (biasanya sampai berbunyi Klik). Namun untuk komputer generasi terakhir (produksi 1997 sampai sekarang), penekanan tombol Power cukup dengan sentuhan lembut, sampai lampu indikator menyala.
  7. Bila terdengar bunyi Bip satu kali, maka komputer sudah hidup dan siap melanjutkan ke tahap sistem operasi (Windows)

Mematikan komputer

  1. Pada sistem operasi Windows, mematikan komputer disebut Shut Down. Ada beberapa cara shutdown dalam Windows:
    1. Menggunakan mouse, klik tombol Start,, lalu tunjuk pada pilihan Shut Down (paling bawah) pada menu dan klik (tombol kiri), lalu akan muncul tampilan seperti di bawahkemudian pilih opsi Shut down the computer? dan klik tombol Yes
    2. Tekan tombol bergambar di keyboard, lalu tekan U, gunakan tombol panah untuk memilih opsi Shut down the computer?, dan tekan Enter
    3. Tekan tombol Ctrl + Esc, lalu lakukan seperti di atas.
    4. Tekan tombol Alt + F4, lalu lakukan seperti di atas.
  2. Akan muncul tampilan berbunyi Windows is Shutting Down…Please Wait. Setelah beberapa saat komputer akan mati dengan sendirinya.
    (Catatan: Pada komputer produksi lama (1997 ke bawah), tampilan di atas akan diikuti tampilan It’s Now Safe to Turn Off Your Computer. Tekan tombol Power untuk mematikan komputer.)
  3. Matikan stabilizer dan bagian lain (monitor, printer, speaker)

 

https://sites.google.com/a/gasymedia.com/materi-praktek-komputer-bisnis/pengenalan-komputer-untuk-anak-dan-pemula-1/modul-1/cara-menghidupkan-dan-mematikan-komputer

Cariyos Basa Jawa

Aku, Mak Kibrit, lan KikisaImage

Saiki aku uwis ora ing donya, naming aku isih isoh ndelok donya, ora isoh ngerasake donya nanging isih nduwe kenangan ing ndonya.

                12 taun kepungkur aku isih urip, isih nggawe kenangan sing tak eling nganti saiki. Aku ora duwe sanak sadulur, diadohi uwong amarga aku bedha mula aku urip ning alas dhewekan, ning gubuk cilik saka pring sing tak bangun dhewe, nduwure tak tutupi godhong salak lan pring, ngisore lemah, ora ana jendelane, mung ana pintu cilik siji. Angger wayah udan, lemahe jeblok, nduwure bocor, adem banget rasane, apa maneh atiku lara, sepi. Aku uwis bosen urip wektu kuwi.

                20 taun kepungkur, umurku 4 taun. Aku nduwe sanak sadulur wektu kuwi, naming aku dibedhakake saka kakang lan mbakyu-ku, aku anak terakhir saka 7 bersaudara. Aku ora oleh metu seko kamar kosongku sing sempit, lan reget, ngisore saka lemah. Nek arep adhus aku diteri kakangku banyu bekas isah-isahan, yen lagi padha mangan aku nunggoni sisa panganane sadulur-sadulurku ning kamar , ora oleh dolan, sadulur-sadulurku wedi yen aku didelok tanggane, yen aku rewel kepingin metu, bapakku langsung njupuk sapu lan nggebuki aku.

                Umur 8 taun aku berhasil mlayu saka omah. Angger ketemu uwong ning ndalan aku di adohi, malah ana sing mbalangi aku. Aku ora duwe tujuan, mbing butuh mlaku adok saka omah, aku wegah bali mrono maneh.

                Uwis 1 taunan aku lunga saka omah, uwis akeh pengalaman sing tak lakoni, saka didadeke tontonan, dibalangi, dielek-elek, arep dipateni, arep dibakar, nanging aku ora kalah, aku mesti berhasil mlayu. Ing sakwijining dina, aku ketemu karo mbok rondo, awake gering, ora sandalan, rambute sing uwis putih digelung rapi ing nduwur, kulitane resik. Sing paling tak eling yaiku mripate, warnane klawu, tentrem ndeloke, ndelok aku terus kaget, mbok rondo nyedaki aku.

                “Le, sapa jenengmu?”, pitakone mbok rondo.

                “Aku ora duwe jeneng”, saurku nganggo basa ngoko.

                “Lho, kok bisa? Ning ngendi wong tuwamu?”

                “Aku mlayu seka omah”

                “Yo uwis melu aku wae, Le…”

                Atiku bungah, aku diajak ning ndaleme mbok rondo mau sing asmane Mak Kibrit. Aku diparingi jeneng karo Mak Kibrit, jenengku saiki yaiku Kitresno, sing artine anake Kibrit sing paling ditresno. Aku diajari maca nulis, basa krama, resik-resik, masak, lan nembang. Mak Kibrit ora duwe tangga lan sadulur, omah sing paling cedak seka daleme Mak Kibrit jarake 10kilo.

                Umurku saiki 14 taun, 8 taun aku urip bareng Mak Kibrit. Aku sayang banget karo Mak Kibrit, hurung tau ana uwong sing tresna marang awakku.

                Sakwijining dina, ora biasane jam 6 esuk Mak Kibrit hurung wungu, biasane Mak Kibrit wungu sakdurunge aku tangi. Aku banjur nangekake Mak Kibrit, nanging awake adem banget, tangane nyekel dadane sekitar jantung, awake kaku, bibire biru, Mak Kibrit uwis sedho. Aku nguburke Mak Kibrit dewekan. Ora bejane ana uwong-uwong gek nggolek jamu weruh aku lagi nguburke Mak Kibrit, uwong-uwong kuwi ngirane aku sing mateni Mak Kibrit. Banjur aku dioyak arep digebuki.Aku mlayu tekan alas. Uwong-uwong mau wedi mlebu alas. Banjur aku wedi metu alas, aku mbangun omah ning kono.

                Lagi 10 dina ning kono aku nemu anak segawon, warnane putih, umure kira-kira 1 minggu, takopeni ngasi gedhe, tak ajak dolanan. Tak jenengi Kikisa amargo wadon, sing artine Kirike Kitresna sing tersayang.

                Kikisa umur 3 taun, ana pemburu mbedhil sikile Kikisa, aku panik, wedhi Kikisa mati. Aku lunga ing kutha nganggo goleh obate Kikisa. Nanging tekan pasar aku dipateni karo uwong-uwong pasar, aku uwis mati, aku bali ning gubukku tanpa raga, aku ndelok Kikisa ngenteni aku ning pintu, sikile sing ditembak uwis rada mari didilati dewe, nanging isih pincang. Saben dina tekan saiki, uwis 7 taun Kikisa nunggoni aku, nggolek pangan dewe, nyisake pangane sithik nganggo aku, ora ngerti yen aku uwis ora mungkin bali kaya mbiyen maneh.